Kamis, 13 November 2014
Dayak Di Ambang Modernisasi
Dayak diambang modernisasi, kita tahu sekarang banyak sekali suku dayak
yang khususnya mendiami pulau kalimanatan kini sudah memasuki
modernisasi dalam kehidupan sehari-harinya, kita tau bahwa hal tersebut
dikarenakan seiring berkembangnya zaman dan globalisasi. mengapa dikatakan demikian, menurut hasil pengamatan saya sendiri dilihat dari kehidupan sehari-hari, budaya dan hidup berkelompok mereka. dulunya yang saya tahu bahwa orang suku Dayak sangat utuh dengan namanya hidup saling gotong royong kini saking berkembangnya dan majunya teknologi semuanya kini hanya dipakai sebagaian kelompok saja. dalam tata acara adat banyak sekali suku dayak yang kini mulai perlahan lahan meninggalkan adat istiadatnya, bahkan banyak suku dayak yang saya ketahui tidak bisa berbahasa dayaknya sendiri, contohnya suku dayak itu banyak sekali sub suku yang lain seperti dayak Iban, Dayak Tamambalo, Dayak Kaya'an, Dayak Punan, dan sebagainya. seperti yang kita lihat sekarang banyak anak-anak yang dikatakan sebagai generasi baru, bahkan yang dulunya dimaksudkan bahwa anak itu sebagai penerus generasi,tetapi kini malah anak yang dimksud bahkan tidak tahu sama sekali tentang kebudayaan sukunya sendiri, dalam hal kecil saja banyak anak yang tidak diajarkan oleh orang tuanya bahasa ibunya. dalam hal berkelompok suku dayak identik dengan rumah BETANG atau rumah PANJANG, banyak sekali kini kelompok-kelompok suku dayak tidak lagi mendiami rumah betang sebagai rumahnya, hanya saja yang mendiami tersebut adalah mereka yang masih di pedalaman pulau kalimantan, dilihat dari busana adat dan suku masing masing, kini busana adat dayak saja sudah tidak seperti dulu lagi banyak kostum-kostum dayak yang dikreaksikan sehingga kultur dan kekentalan dayak yang tertanam dalam kostum perlahan-lahan pudar. dalam hal ukiran dayak ukiran tersebut yang dinamakan TURAI DAYAK kini sudah tidak seperti dulu lagi yang saya tahu bahwa turai tersebut diukirkan itu ada makna nya sendiri tapi kini orang-orang tidak lagi memperdulikan itu. GAYU GURU GERAI NYAMAI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar